9.2
Fungsi String
MySQL menyediakan sejumlah fungsi yang terkait
dengan data bertipe string. Tabel 9.1 memberikan ringkasan funsi-fungsi yang
tersedia.
Fungsi
|
Keterangan
|
ASC(str)
|
Menghasilkan
nilai ASCII karakter terkiri pada string str.
Contoh
:
![]()
(65
yang merupakan nilai ASCII huruf A)
|
BIN(n)
|
Menghasilkan
string yang menyatakan bentuk biner dari bilangan bulat n.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() |
BIT_LENGTH(str)
|
Menghasilkan
jumlah bit dalam string str.
Contoh
:
![]() ![]() |
CHAR(n,…)
|
Menghasilkan
steing yang karakter-karakternya secara individual bernilai n (nilai numeris).
Contoh
:
![]() ![]() |
CHAR_LENGTH(str)
|
Menghasilkan
jumlah karakter yang terdapat pada steing str.
![]() CHAR_LENGTH(‘’) 0 ![]() ![]() |
CONCAT(str,…)
|
Menghasilkan
string yang merupakan gabungan dari semua argumennya.
Contoh
:
![]()
Bila
ada argument bernilai NULL, hasilnya NULL.
|
CONCAT_WS(pemisah, str,…)
|
Menghasilkan
string yang merupakan gabungan dari argument kedua dan seterusnya, dengan
hasil antarargumen akan dipisahkan oleh pemisah.
Contoh
:
![]() |
CONV(n, basis_asal, basis_tujuan)
|
Menghasilkan
sting yang merupakan representasi nilai numeric n dalam basis_asal menjadi basis_tujuan.
Contoh
:
Untuk
mengkonversi 12 bilangan decimal menjadi heksadesimal:
![]()
Untuk
mengkonversi 12 bilangan desimak menjadi oltal :
![]() |
ELT(n, str1, str2, sr3,…)
|
Menghasilkan
:
-
String str1 jika
n = 1
-
String str2 jika
n = 2
-
String str3 jika
n = 3
Jika
nilai n kurang dari 1 atau lebih besar dari jumlah
argument sting, hasilnya berupa NULL.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() ![]() |
FIELD(str, str1, str2, str3,…)
|
Menghasilkan
indeks milik str terhadap str1, str2, dan seterunya.
Contoh
:
![]() ![]() ![]()
Bila
string srgumen pertama tidak terdapat pada string string argument berikutnya,
hasil fungsi ini berupa nol.
|
FIND_IN_SET(str, daftar_str)
|
Menghasilkan
posisi str di dalam string daftar_str.
Contoh
:
![]() ![]()
Pada
contoh diatas, hasil nol menyatakan bahwa ‘ari’ tidak ditemukan dalam string
’ ali,edi,siti,fika’.
|
FORMAT(n, d)
|
Menghasilkan
string yang merupakan hasil pemformatan bilangan n dengan bentuk semacam ###,###,###.##. Dalam hal inni, d menentukan jumlah digit pecahan.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
HEX(n)
|
Menghasilkan
string yang merupakan bentuk representasi bilangan heksadesimal dari bilangan
n.
Contoh
:
![]() ![]()
Bila
argument berupa string, setiap nilai ASCII dari karakter diubah menjadi
bentuk heksadesimal.
Contoh
:
![]()
41
adalah bentuk heksadesimal dari huruf A, dan 42 adalah bentuk heksadesimal
dari huruf B.
|
INSERT(str, pos, n, pengganti)
|
Menghasilkan
string yang berasal dari ste, dengan karakter mulai posisi pos dan sebnyak n karakter diganti oleh pengganti.
Contoh
:
![]()
Tiga
karakter mulai posisi kelima (yaitu efg) diganti dengan STUW.
Bila
ada argument bernilai NULL, hasil berupa NULL
|
INSTR(str, substr)
|
Menghasilkan
posisi string substr yang ditemukan
pertama kami pada string str. Hanya
bersifat case sensitive kalau ada string biner.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() |
LCASE(str) atau LOWER(str)
|
Menhasilkan
string dengan semua huruf akan menjadi huruf kecil.
Contoh
:
![]() |
LEFT(str, n)
|
Menghasilkan
string yang berupa n karakter
terkiri dari string str.
Contoh
:
![]() |
LENGTH(str)
|
Menghasilkan
jumlah karakter pada string str
dengan ukuran byte. Karakter dengan
bentuk 2 byte akan dihitung sebagai 2.
Contoh
:
![]() |
LOCATE(substr, str) atau POSITION(substr IN str)
|
Menghasilkan
posisi string substr pada string str. Jika tidak ditemukan hasil berupa
nol.
Contoh
:
![]() ![]() |
LOCATE(sunstr, str, pos)
|
Pada
bentuk ini, pos digunakan sebagai
posisi awal untuk pencarian.
Contoh
:
![]()
(dicari
mulai posisi pertama dan ditemukan pada posisi pertama)
![]() |
LPAD(str, n, pengisi)
|
Menghasilkan
string yng berupa str yang diatur agar memiliki panjang n karakter. Dalam hal ini, pengisi digunakan sebagai penambah agar string hasil
memiliki panjang n karakter. Penambahan dilakukan di bagian
kiri.
Bila
n lebih kecil dari panjang string str terjadi pemotongan.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() |
LTRIM(str)
|
Menghasilkan
string dengan semua spasi di kiri pada string str dibuang.
Contoh
:
![]() |
MID(str, pos, n) atau SUBSTRING(str, pos, n)
|
Menghasilkan
string yang berupa n buah karakter
pada string str dimulai dari posisi
pos.
Contoh
:
![]() |
OCT(n)
|
Menghasilkan
string yang merupakan bentuk representasi bilangan octal (berbasis 8) dari
bilangan n.
Contoh
:
![]() ![]() |
QUOTE(str)
|
Menghasilkan
string str yang diberi tanda petik
tunggal, bila didalam streing terdapat tanda petik tunggal, backslash,
karakter NULL, ataupun Ctrl-Z, maka akan diberi notasi backslash (\).
Contoh
:
![]() |
REPEAT(str, n)
|
Menghasilkan
string berupa n buah str.
Contoh
:
![]() |
REPLACE(str, str_asal, str_pengganti)
|
Menghasilkan
string dengan semua substring stgr_asal
pada str diganti dengan str_pengganti.
Contoh
:
![]() |
REVERSE(str)
|
Menghasilkan
string dengann susunan karakterdibalik.
Contoh
:
![]() |
RIGHT(str, n)
|
Menghasilkan
n karakter terkanan pada string str.
Contoh
:
![]() |
RPAD(str, n, pengisi)
|
Menghasilkan
string yang berupa str yang diatur
agar memiliki panjang n karakter.
Dalam hal ini, pengisi digunakan
sebagai penambah agar string hasil memiliki panjang n karakter. Penambahan dilakukan dibagian kanan.
Bila
n lebih kecil dari panjang string str terjadi pemotongan.
Contoh
:
![]() ![]() ![]() |
RTRIM(str)
|
Menghasilkan
string dengan semua spasi di kanan pada string str dibuang.
Contoh
:
![]() |
SPACE(n)
|
Menghasilkan
string berupa n buah spasi.
|
SUBSTRING_INDEX(str, pemisah, cacah)
|
Menghasilkan
string dari string str tepat sebelum
pemisah yang ke-cacah
ditemukan.
Contoh
:
![]() ![]() |
TRIM(str)
|
Menghasilkan
string dari str dengan semua spasi
di depan dan dibelakang dibuang.
Contoh
:
![]() |
UCASE(str) atau UPPER(str)
|
Menghasilkan
string dengan semua huruf akan menjaadi huruf capital.
Contoh
:
![]() |